Penulis Tanjung Pinang Blog Posts

  • Puisi Malu Oleh Dewi Hastuti
    on Sep 30, 2015 in Dewi Hastuti Puisi Ungkapan Isi Hati
    Malu Mataku terpejam, aku masih disini. Berpeluh memunguti sisa kenangan yang tiada. Meraba jalan dalam gelap dan berbatu, Aku masih disini. Ditinggalkan masa lalu, dengan sekeping masa dimana Bunga bunga masih segar, Namun kini tlah layu. Aku mas...
  • 21 April Oleh: Bambang Penceng Rirotan21 April Oleh: Bambang Penceng Rirotan Mbokku Pahlawan... Walau tidak pernah mengirim surat apalagi pesan Tidak juga hidup di jaman perang Mbokku Pahlawan... Mendidik resah dengan keterbatasan Amat peka terhadap persamaan Mbokku Pahlawan... Walau...
  • Catatan Pinggir Oleh Bambang Penceng RirotanCatatan Pinggir Oleh: Bambang Penceng Rirotan Indonesia luka Indonesia lupa Kaum marginal lapar menghentak dan membakar Aku merah Aku marah Aku ludah :Singgasana berdarah Ladang-ladang gersang mengandung bayi marhaen Lalu lahir dari bulir-bulir pa...
  • CIK Oleh Bambang Penceng RirotanCIK  Oleh: Bambang Penceng Rirotan Cik...  Bawa aku dalam sungai air matamu  biar menggenang.  Tenggelamkan mimpi serupa bidadari  mabuk bersamamu dalam lautan makhrifat  yang buat kita sekarat,  bahkan dalam setiap do'a-do'a remukkan aku aku...
  • SESAT Oleh Bambang Penceng Rirotan
    on Apr 4, 2015 in Puisi Ungkapan Isi Hati
    SESAT Oleh: Bambang Penceng Rirotan Bahkan saat bulan merah darah Tidak ada cabikan rindu yang menderu. Onggokan debu kubiarkan melekat Pada dinding paling bisu Menumpuk, merembes, mengeras lalu membiru Masih tentang luka katamu Kita menyendiri T...
  • Kasih Tak Sampai Dewi HastutiKasih Tak Sampai Lalu, bagaimana ku menafsirkan kisah kasih tak sampai ini? Saat pertama dan terakhir ku melihat, Wajahmu membeku dan membatu, samar terlihat dari kejauhan tatapan matamu yang tajam membelah lautan, ketika aku mencoba berdiri di teng...
  • Puisi "Malu" Oleh Dewi HastutiMalu Mataku terpejam, aku masih disini. Berpeluh memunguti sisa kenangan yang tiada. Meraba jalan dalam gelap dan berbatu, Aku masih disini. Ditinggalkan masa lalu, dengan sekeping masa dimana Bunga bunga masih segar, Namun kini tlah layu. Aku masi...
  • Puisi Sinarnya Oleh Dewi HastutiSinarnya Mungkin cahaya bulan tlah berpendar Merasuki bumi dan jiwa jiwa mulia. Obati batin yang terbakar kenangan Merusak pikiran pahit Juga merasuki wajahmu Mungkin cahayanya berpendar sampai ke senyummu Terpanah siapa yang melihat Perhatikan saj...
  • Puisi Luka Oleh Dewi HastutiLuka Miris mengiris, Mata mata melihat Wajah jelata penuhi aura, Diriku. Terpaku dalam bingkisan luka, Luka luka luka Batin yang tersiksa Perlahan terenggut kebahagiaan itu. Kemana ia membawanya? Sendiriku disini, ditengah ramainya wajah wajah  Eg...
  • on Jan 31, 2015 in tips menghadapi UN Y D Aruny
    Tips tips menghadapi UN Hai - hai - hai aku mau berbagi tips untuk menghadapi UN. Menurut kementrian pendidikan Indonesia UN tahun ini tidak di perketat. Kelulusan di tentukan oleh pihak sekolah, nah jadi kita tidak perlu takut kal...
  • Tips Tips Menghadapi UN
    on Jan 31, 2015 in tips menghadapi UN Y D Aruny
    Tips Tips Menghadapi UN Hai - hai - hai aku mau berbagi tips untuk menghadapi UN. Menurut kementrian pendidikan Indonesia UN tahun ini tidak di perketat. Kelulusan di tentukan oleh pihak sekolah, nah jadi kita tidak perlu takut kalau kita tidak...
  • Pencuri HatiPencuri Hati Oleh : Dewi Hastuti Denpasar - Bali Kau, Nanar, seperti itu tatapan mataku padamu. Semua rasa beradu jadi satu. Kau, Jangan anggap kau akan aman setelah semua ini. Hah, kau kira aku akan berdiam saja disini menanti harapan pals...
  • Raga Oleh Dewi Hastuti
    on Dec 14, 2014 in Dewi Hastuti Puisi Ungkapan Isi Hati
    Raga Oleh : Dewi Hastuti Denpasar - Bali Biar angin berhembus membungkus raga, Membungkusnya sampai tersisa nama. Jangan biarkan raga memetik bintang dalam gelapnya malam, Karena malam pastikan sendirian. Biarkan luka memakan raga sampai raga berda...
  • Ikhlas Oleh Dewi Hastuti
    on Dec 14, 2014 in Dewi Hastuti Puisi Ungkapan Isi Hati
    Ikhlas Oleh : Dewi Hastuti Denpasar - Bali Dingin malam menusuk ragaku yang sedang asyik berpetualang dalam lamunan. Sesekali memikirkan sesal yang telah berlalu. Yang hanyut bersama asa lamaku. Ajari aku menyadari dan bergerak jalan kedepan yang...
  • MenungguMenunggu Oleh : Dewi Hastuti Denpasar - Bali Menunggu, Bagai biji padi di tengah derasnya hujan, Bersemu tanpa alasan Dan merunduklah ia Bagai kelopak bunga di gurun sahara, Tak terjamah Sendiri Sepi Dan gugurlah ia.. Menunggu, Apa enaknya menunggu...
  • SeandainyaSeandainya Oleh : Dewi Hastuti Denpasar - Bali Masih ingat denganku? Kamu yang masih terlintas dalam pikirku Iya kamu ! Seandainya ada kesempatan, kan kembali kuputar waktu itu, Ya, saat pertama kali ku melihat wajahmu. Mengucap namamu di setia...
  • Dan Oleh Dewi Hastuti
    on Nov 26, 2014 in Dewi Hastuti Puisi Ungkapan Isi Hati
    Dan Oleh Dewi Hastuti Denpasar - Bali Dan,  Jika dibalik awan sana masih tersimpan siluet wajahmu,  Menggenang dalam sungai nirwana Bersinar bersama surya Berhembus bersama angin laut dan, Terpancing pada dalamnya aliran pikirku.. Dan,  Ajarkan...
  • Marah
    on Nov 12, 2014 in No Name Puisi Ungkapan Isi Hati
    Marah Oleh : No Name Sungguh Ucapanmu Menipuku Membebani Batin Untuk Selalu Menunggu Berapa Suara Yang Harus Tertampung? Untuk Kau Buktikan Ucapanmu? Ataukah Menunggu Tumpah? Setelah Penuh Ruah Terbuang? Sungguh Ucapanmu Menipuku Memaksaku Menanti...
  • Bayang Bayang
    on Nov 11, 2014 in Dewi Hastuti Puisi Ungkapan Isi Hati
    Bayang Bayang Oleh: Dewi Hastuti Denpasar - Bali Aku bayang bayang yang menantikan kehadiranmu, Kala sunyi menyapa, dengan genggaman cahaya temaram, bayang bayang kan tercipta, Rela ! Aku bayang bayang yang rela melepas ragamu dari hidupku.. Sadar...
  • Cinta Ini Membutakanku
    on Nov 10, 2014 in No Name Puisi Ungkapan Isi Hati
    Cinta Ini Membutakanku Oleh: No Name Senja itu menjadi bumerang Disisi hatiku yang masih meradang Bukan kenangannya yang membuatkanku luka Namun Perjalanannya meninggalkan duka Begitu mesra begitu indahnya terasa senja di pantai cinta Aku terbutaka...
Close